P enangkaran Buaya Juwata Penangkaran Buaya Juwata memiliki luas sekitar 5 hektar berada di Kelurahan Karang Harapan, Tarakan Barat yang dimulai sejak tahun 1991. Obyek rekreasi ini memiliki koleksi buaya dari beberapa wilayah di Kalimantan yang merupakan salah satu obyek wisata unggulan di Kota Tarakan. Ada 4 jenis buaya ditangkarkan yakni Buaya Muara (crocodylus porosus), Buaya Supit (tamistoma scheillius), Buaya Air Tawar (crocodylus siamlisus), dan khusus Buaya Papua (Crocodilus novaeguineae ) adalah buaya yang dilindungi di Indonesia. Buaya ditempat ini dikembangbiakkan dan pembesara yang kemudian dipanen. Produk-produk yang bisa diambil dari Buaya tersebut berupa daging, gigi, kulit, dan berbagai material lainnya. Sebagian besar bahan dari kulit buaya untuk keperluan ekspor...
Kuliner Di Kota Tarakan Di Kota Tarakan terkenal dengan makanan lautnya, dan khususnya adalah kepiting. Berbagai macam olahan sudah dihasilkan dari hewan yang satu ini. yang paling populer adalah Kepiting Soka. Kepiting ini bisa kita makan keseluruh bagian tubuhnya. Kepiting Soka memiliki cangkang yang lunak sehingga bisa dimakan. Kepiting ini juga bisa di buat camilan atau kerupuk. Wisatawan yang berkunjung ke Kota Tarakan belum lengkap jika tidak mencicipi olahan kepitingnya. Selain kepiting Kota Tarakan juga punya masakan khas lainnya yaitu Kapah. Kapah juga merupakan makanan laut khas Kota Tarakan. Kapah adalah sejenis kerang yang ada di pesisir pantai Kota Tarakan. Jika mengunjungi Pantai Amal, Kapah akam menjadi menu utama dan makanan favorit pengunjungnya. Kapah disajikan dengan cara direbus, yang menjadu ciri khas adalah sambalnya. Hampir seluruh rumah makan di sana akan menyediakan Kapah, baik yang mentah...
Adapun lima syarat penyimpanan arsip yang baik, di antaranya adalah : Meneliti dulu tanda pada lembar disposisi apakah surat tersebut sudah boleh untuk disimpan ( meneliti tanda pelepas surat/ release mark ). Tanda pelepas surat biasanya berupa disposisi (deponeren) yang menunjukkan perintah untuk menyimpanan surat. Mengindeks atau memberi kode surat tersebut.Indeks/ kode surat dibuat sesuai sistem penyimpanan arsip yang dipergunakan dan dibuat untuk memudahkan penyimpanan dan penemuan kembali surat. Menyortir atau memisah-misahkan surat sesuai dengan bagian, masalah atau tujuan surat.Kegiatan menyortir/ memisah-misahkan surat sebelum disimpan biasanya dilakukan dengan menggunakan rak/ kotak sortir. Menyimpan surat ke dalam map (folder).Penyimpanan surat ke dalam map/ folder dapat menggunakan stofmap folio, snelhechter, brief ordner, portapel ataui folder gantung kemudian dimasukkan ke dalam almari arsip/ filing cabinet atau alat penyimpanan arsip ya...
Komentar
Posting Komentar